Selasa, 24 Juli 2018

Waspadai tanda diabetes pada wanita

Waspadai tanda diabetes pada wanita,- Beberapa gejala diabetes memang sama antara pria dan wanita. Meski begitu, terdapat gejala dengan karakteristik khusus yang hanya terjadi pada wanita ketika mereka mengalami diabetes. Namun banyak orang yang seringkali tak menyadari bahwa tanda-tanda ini berkaitan dengan diabetes.

Hanya dengan memeriksakan diri ke dokter ahli saja, seseorang bisa mengetahui apakah gejala yang mereka alami ini merupakan penyakit biasa yang bisa disembuhkan atau berkaitan dengan diabetes. Selain beberapa gejala umum diabetes seperti sering buang air kecil, rasa haus yang berlebihan, nafsu makan yang meningkat, rasa lelah, terbakar dan gatal pada kaki, kulit kering dan gatal, dan penurunan berat badan, ada gejala lain yang hanya terlihat pada wanita.

Berikut adalah beberapa tanda diabetes pada wanita yang seringkali tak disadari

Diabetes saat hamil
Wanita juga berkemungkinan mengalami diabetes saat hamil, yaitu disebut dengan gestational diabetes. Biasanya diabetes jenis ini terdiagnosis pada saat kehamilan berusia 24 - 28 minggu. Beberapa gejalanya antara lain adalah meningkatnya nafsu makan, sering ingin buang air kecil, serta turunnya berat badan meski nafsu makan terus meningkat.

Infeksi jamur pada vagina
Infeksi jamur pada vagina seringkali dianggap sebagai masalah yang berkaitan dengan kebersihan atau infeksi kelamin. Namun hal ini juga bisa menunjukkan adanya kemungkinan diabetes. Infeksi jamur pada vagina bisa muncul akibat gula yang terbawa pada urine ketika dikeluarkan.

Beberapa tanda di antaranya adalah miss V yang berwarna kemerahan, membengkak, terasa gatal, mengalami keputihan, dan rasa sakit saat bercinta. Glukosa yang terbawa dalam urine bisa meningkatkan kemungkinan bakteri untuk tumbuh subur pada miss V dan menyebabkan infeksi.

Disfungsi seksual
Lagi-lagi tak banyak yang mengira bahwa kurangnya gairah bercinta bisa menjadi salah satu tanda diabetes. Wanita dengan tingkat gula darah yang tinggi seringkali kekurangan gairah seksual. Hal ini juga bisa disebabkan oleh kerusakan saraf. Peningkatan gula dalam darah juga seringkali menyebabkan seks terasa sulit dan menyakitkan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar